Rechercher dans ce blog

Saturday, January 25, 2020

Tak Kalah Modern, Perpustakaan Desa di Pangalengan Ini Dilengkapi Cafe dan Wifi - Notif Indonesia

Sejumlah anak-anak muda Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan tengah sibuk membaca buku di Perpustakaan Pabukon Saba Desa Margamukti.(notif.id)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Ribuan buku tertata rapi di rak buku yang diletakkan di sudut-sudut ruangan Perpustakan Pabukon Saba Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Diatas salah satu rak buku terlihat berjejer sederet piala yang sedikit sudah usang. Di tembok sudut tengah tepat di bawah tulisan Margamukti, terpasang sertifikat penghargaan yang telah difigura. Setidaknya ada enam buah sertifikat di sana.

Sebagian anak muda di desa tersebut terlihat sibuk membaca dan membolak-balikkan lembaran demi lembaran buku yang dibacanya. Suasana cukup hening. Tak gaduh sama sekali. Sementara sebagian lagi tengah sibuk dengan laptopnya. Entah sedang mengerjakan tugas atau membuka situs-situs pengetahuan, sekilas aktifitas mereka nampak terlihat samar.

Yang pasti, para anak-anak muda tersebut terlihat khusyu memasok ilmu ke otaknya di ruangan tersebut. Tak ada canda gurau mewarnai suasana itu. Semua terdiam.

Dikondisi yang cukup dingin karena langit Pangelengan tengah dirundung mendung, suara gesekan kertas buku yang dibalik, ketikan suara keyboard, dan pemandangan mulut para anak muda seperti berkomat-kamit saat membaca buku yang justru menghangatkan isi ruangan.

Perpustakaan yang digunakan para anak muda tersebut merupakan perpustakan umum milik Desa Margamukti. Perpustakaan ini cukup modern meski berada di desa yang jauh dari perkotaan.

Pasalnya, perpustakaan tersebut dilengkapi dengan cafe dan fasilitas penunjang lainnya. Seperti akses internet dan komputer. Perpustakaan tersebut juga dilengkapi dengan ruangan pertemuan.

“Setiap hari perpustakaan ini tidak pernah sepi pengunjung. Banyak anak-anak yang datang untuk membaca, mengerjakan tugas, atau sekedar kongkow di cafe,” kata Ketua Perpustakaan Saba Desa Margamukti, Asep Samsudin, Sabtu 25 Januari 2020.

Perpustakaan tersebut memang sengaja di desain sedemikian rupa modernnya. Tujuannya, menarik anak-anak muda generasi penerus bangsa untuk berlama-lama membaca buku di sana. Dibuatkannya cafe sendiri di perpustakaan itu, tak lain juga untuk menunjang anak-anak muda agar tidak kesulitan mencari makanan atau minuman di luar kawasan perpustakaan.

“Karena Pangalengan ini terkenal sebagai salah satu daerah perkebunan kopi. Maka cafe disini juga menyediakan kopi dengan berbagai varian dan juga biji kopi hasil produksi para petani di Pangalengan.

“Respon masyarakat sekitar cukup antusias dengan hadirnya perpustakaan desa ini, apalagi anak anak muda disini biasanya sampai malam baca buku dan diskusi disini,” kata Asep

Menurut Asep, koleksi buku di perpustakaan tersebut mencapai lebih dari seribu judul dari beragam jenis buku. Seperti agama, pengetahuan umum, teknologi tepat guna, pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya.

Tak hanya menyediakan ribuan koleksi buku, perpustakaan desa ini juga tersedia tempat praktik atau implementasi dari buku. Misalnya ketika membaca buku tentang pertanian hidroponik, buku peternakan, perikanan dan lainnya di tempat ini ada implementasi dari isi buku tersebut.

“Memang perpustakaan ini pengembangan dari perpustakaan desa yang didirikan lebih dulu di lingkungan Kantor Desa Margamukti,” ucapnya.

Menurut dia, perpustakaan yang baru ini lokasinya di luar lingkungan kantor Desa Margamukti. Didirikan oleh swadaya masyarakat dan Pemerintah Desa Margamukti. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan budaya literasi atau minat baca masyarakat.

Pabukon Saba Desa Margamukti ini bisa dikatakan pengembangan dari perpustakaan desa. Dimana perpustakaan Desa Margamukti ini telah mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional dan dinobatkan sebagai perpustakaan terbaik tingkat nasional. Karena berada di lingkungan kantor desa jam operasionalnya juga menyesuaikan dengan waktu pelayanan Desa Margamukti.

“Di desa kami ini juga ada pelayanan perpustakaan keliling ke setiap dusun dan RW. Selain itu ada juga Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Tujuannya untuk menjangkau masyarakat yang mungkin tidak sempat datang ke perpustakaan desa. Alhamdulilah selama ini minat baca masyarakat Desa Margamukti cukup baik. Begitu juga dengan literasi digital juga sudah cukup baik, masyarakat sudah terbiasa mengakses internet untuk berbagai kebutuhan,”katanya.(put/ell)

Let's block ads! (Why?)



"cafe" - Google Berita
January 25, 2020 at 02:49PM
https://ift.tt/37qFz73

Tak Kalah Modern, Perpustakaan Desa di Pangalengan Ini Dilengkapi Cafe dan Wifi - Notif Indonesia
"cafe" - Google Berita
https://ift.tt/35mwWsh
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

A New Cafe, Cocktail Bar, Sports Pub, and Pickleball Destination Is Opening in Far South Austin - Eater Austin

takanadalagi.blogspot.com Two new sibling bars are opening in far south Austin sometime this year. There’s cafe and cocktail bar Drifters S...

Postingan Populer