METROPOLITAN – Kopi, Senja, Indie. Tiga hal tersebur sudah menjadi signature bagi generasi milenial Indonesia.
Tanpa terkecuali bagi Kota Hujan.
Namun apa jadinya kalau tiga hal tersebut di blend dengan nuansa yang unik, yaitu harus menikmati didalam bis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Hal tersebut bisa anda temukan di Shaf Cafe Ngetem, yang berlokasi di Km 2 Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Pemilik dari Shaf Cafe Ngetem, Purwanto, menjelaskan kalau konsep yang ia ambil merupakan bentuk apresiasi untuk keberadaan Jalan Soleh Iskandar itu sendiri.
Sebab, pria yang juga merupakan dosen di Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Kota Bogor ini memiliki andil dalam terbentuknya jalan yang kini sudah menjadi urat nadi bagi Kota Hujan.
Bus berwarna merah yang terparkir di pinggir Jalan ini ternyata ia dapatkan dari hasil lelang.
Nilai estetika semakin jelas tergambar saat tulisan-tulisan Jepang yang menempel di sudut-sudut bus masih terjaga dan terawat rapi.
“Ini bus masih layak jalan kok, cuma memang sengaja kita ngetemkan disini dulu. Mungkin dua tahun lagi, kami akan menambah armada untuk mengadakan cafe bus yang bisa memutari Kota Bogor,” ujarnya kepada Metropolitan.
Selain dari konsepnya yang unik.
Perabotan yang pria berkacamata ini pakai juga mengandung kesan vintage.
Dari total 10 meja yang ada di dalam bus ini, semuanya dibuat dari rongsokan meja jahit.
Namun, anda tidak perlu khawatir. Shaf Cafe Ngetem, tidak hanya menyajikan tempat nongkrong yang instagramable saja.
Menu-menu yang ada di Cafe yang baru berdiri 14 hari lalu ini juga patut diberikan nilai bintang lima.
Salah satu menu andalan yang disajikan oleh Shaf Cafe Ngetem adalah Nasi Ulah Mewek dan Nasi Berseri.
Rasa pedas dan gurih yang khas dari bumbu rempah Indonesia, yang asa didalam Nasi Ulah Mewek, membuat pengunjung serasa dibawa keliling Indonesia bagian Barat.
Sedangkan, rasa manis yang menyelimuti Nasi Berseri, membuat pengunjung melupakan kepenatan dan kepadatan jalanan di Kota Hujan yang semakin lama semakin menjadi-jadi.
“Jadi kalo beli menu cukup 2 nasi ulah mewek dan nasi berseri jadi nanti bisa patungan gitu,” jelas pria yang akrab disapa pak Pur ini.
Untuk minumannya sendiri, konsep coffee shop sangat jelas terlihat didalam bus ini.
Dibagian belakang bus, yang biasa dijadikan tempat favorit anak-anak SMA untuk ngumpul bersama teman-temannya saat sedang berwisata, disulap oleh Pak Pur menjadi Barista Spot, dengan mesin espresso dan pernak-pernik khas coffee shop yang ada di film Filosofi Kopi.
Ternyata, Pak Pur, yang dikenal oleh masyarakat Kota Bogor, sebagai pengamat konstruksi ini, memiliki skill mengolah minuman favorit generasi milenial yaitu kopi.
Kopi yang digunakan oleh Shaf Cafe Ngetem, 100 persen merupakan kopi Nusantara.
Mulai dari Gayo Aceh, sampai ke Arabika Manokwari.
Semuanya bisa anda nikmati dengan berbagai macam olahan.
Mulai dari espresso sampai ke latte yang memiliki nilai seni tinggi.
“Untuk memikat tali persaudaraan, kami sepakat menggunakan biji kopi lokal. Jadi dari suku apapun, dari ras apapun, bisa menikmati kopi tentu dengan kopi lokal. Ini juga bertujuan untuk mengangkat ekonomi petani kopi lokal,” jelas Pak Pur.
Sebagai penikmat kopi, pastinya anda ingin lebih memahami bagaimana cara mengolah si biji hitam ini dengan sendiri.
Shaf Cafe Ngetem, ternyata juga mengajak para pengunjungnya untuk ikut belajar bagaimana cara menyajikan kopi yang enak dengan berbahan biji lokal.
Untuk jam operasionalnya, anda harus catat baik-baik agar tidak kehabisan tempat duduk.
Karena peminat di Shaf Cafe Ngetem ini cukup tinggi.
Untuk hari Senin sampai Kamis, Shaf Cafe Ngetem, buka dari pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB.
Lalu di hari Jumat dan Sabtu, Shaf Cafe Ngetem, buka dari pukul 10.00 WIB sampai 23.00 WIB.
Sedangkan untuk hari Minggu, bus merah ini beroperasi dari pukul 11.00 WIB sampai 22.00 WIB.
Tak ketinggalan juga, promo yang selalu dicari-cari oleh masyarakat +62 tentu ada.
Untuk mahasiswa, kalian akan mendapatkan diskon sebesar 10 persen tanpa syarat dan untuk anak-anak SMA, kalian lebih beruntung karena, diskon yang diberikan sebesar 20 persen.(dil/c/yok)
"cafe" - Google Berita
February 24, 2020 at 09:29AM
https://ift.tt/38SVL1D
Cafe Unik Nuansa Bis AKAP - Bharatanews.id
"cafe" - Google Berita
https://ift.tt/35mwWsh
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment