
SURYA.co.id | SURABAYA - Dampak wabah Covid 19 benar-benar dirasa oleh salah satu pengusaha suplier bahan baku minuman ala cafe di Surabaya.
Eka Restu Anggreini, ibu muda 28 tahun pemilik usaha Solusi Cafe Indonesia ini mengaku jika setiap harinya mengandalkan pembelian online dalam jumlah besar.
Namun, satu bulan terkahir wabah Covid 19 terus menjadi momok bagi masyarajat di Indonesia tak terkecuali di Surabaya.
Kebijakan pemerintah pun dikeluarkan untuk mengendalikan penyebaran virus agar tak memakan lebih banyak korban jiwa.
Salah satunya, kebijakan physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar.
Surabaya sendiri menjadi salah satu zona merah di Jawa Timur yang terpapar Covid 19 dengan jumlah 84 pasien positif Covid 19 per hari Minggu (5/4/2020).
Eka mengaku jika hal tersebut mempengaruhi pemasukan dan mobilitas transaksi tokonya selama Maret 2020 ini.
"Kami lebih banyak melayani penjualan online seperti di e-commerce untuk pengiriman luar kota dan luar pulau dalam jumlah besar. Karena situasinya seperti ini, beberapa pengiriman terpaksa dibatalkan oleh pihak e-commerce karena pembatasan pemgiriman dari daerah zona merah atau terdampak Covid 19. Jadi banyak pesanan dicancel," kata Eka kepada Surya.
Karena omset menurun drastis, Eka tak punya pilihan lain selain merumahkan sementara dua dari empat karyawannya.
"Karena kondisi seperti ini jadi terpaksa kami rumahkan dua karyawan sampai wabah ini berlalu,"kata Eka.
"cafe" - Google Berita
April 06, 2020 at 10:00PM
https://ift.tt/2Xf3GDe
Pengiriman Ditutup Sementara, Omset Penjualan Suplier Bahan Cafe Menurun - Surya
"cafe" - Google Berita
https://ift.tt/35mwWsh
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment